Cara Konfigurasi IP Address di Debian 8


Assalamualaikum pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tutorial Cara Konfigurasi IP Address di Debian 8.Bagi kalian teknisi jaringan pasti sudah khatam dengan kegiatan seperti ini jadi artikel ini saya khususkan bagi pemula dalam debian.

Konfigurasi IP Address adalah kegiatan untuk mengubah IP address dalam maksud menyesuaikan sistem dalam komputer.Artinya,kalian tidak boleh asal-asalan dalam mengubah IP address harus ada maksud dan teknik dalam mengubahnya.

Dengan mengubah IP address kita bisa melakukan sistem yang kita mau.IP address sendiri terdiri dari 2 tipe yaitu DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) dan Static.DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) merupakan IP address yang diperoleh dari server/komputer yang telah disetting sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan client.Sedangkan, IP address static adalah IP address yang dapat kita ubah sesuai selera.

Kelebihan IP address static yaitu lebih mudah diingat karena kita sendiri yang setting.Disamping kelebihan pasti ada kelemahan bukan?Penggunaan ip address static membuat server susah untuk mengatur client karena tidak terikat satu jaringan.Untuk client yang menggunakan ip address static juga tidak akan terjangkau oleh internet dari server.

Kelebihan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) yaitu mempermudah server untuk mengatur client-clientnya dan client yang menggunakan DHCP juga akan terjangkau internet dari server.Kelemahannya penggunaan DHCP ini rawan sekali keamanannya.

Kita langsung saja ke tutorialnya , Simak baik-baik ya :).

1.Login ke Debian

Login ke debian sebagai root supaya kita bisa mengubah settingan default linux debian.

2.Cek IP address setelah login.


ketikkan "ifconfig" untuk mengecek ip address kita.Terlihat disitu bahwa ip address belum disetting.

3.Ketikkan "cd /etc/network"

CD merupakan perintah untuk pindah ke direktori lain sedangkan /etc/network merupakan direktori tujuan

4.Ketikkan "nano interfaces"

Nano merupakan perintah untuk mengedit file sedangkan interfaces merupakan file yang akan diedit

Tampilan INTERFACES

5.Ubah File Interfaces

Ubah iface eth0 inet dhcp menjadi iface eth0 inet static.

Masukkan address dan netmask.Address merupakan IP address yang kita inginkan / tentukan sedangkan netmask merupakan subnet dari ip address kita.

6.Simpan file Interfaces

tekan CTRL + X lalu tekan Y dan enter untuk menyimpan file nano.

7.Restart service networking

Masukkan perintah service networking restart untuk me-restart service networking.Service ini yang mengatur ip address kita jadi setelah kita ubah kita harus merestart service ini.

8.Cek Ip address baru

Masukkan perintah ifconfig dan TARAAA!! jadilah ip address yang baru.

Masalah-masalah : 
  1. Jika IP Address kita tidak berubah setelah kita mengubah file interfaces , lakukan perintah init 6 untuk merestart debian kita.
  2. Jika IP address kita tidak berubah , pastikan penulisan di file interfaces benar karena sering saya temui kasus seperti ini terjadi karena penulisan yang salah.(Penulisan huruf salah , format ip address salah, tanda pagar terhapus)
Ingat DO WITH YOUR OWN RISK sudah saya sampaikan bahwa kalian tidak boleh asal-asalan dalam mengubah IP address harus ada maksud dan teknik dalam mengubahnya.

Sekian terima kasih :) , Wassalamualaikum :).

0 Comments